Bisnis Mlm Terbaru 2020

Kupas Tuntas Seputar Bisnis Mlm Terbaru

Multi Level Marketing (MLM)

MLM (Multi Level Marketing) selalu identik dengan mendapatkan uang secara cepat dan mudah. Ada juga yang menganggap bisnis MLM terbaru tidak dapat dipercaya dengan sederet kasus penipuan bermodel MLM yang diberitakan media. Meski sebenarnya, MLM atau yang juga disebut network marketing merupakan salah satu metode memasarkan sebuah produk. Sama seperti bisnis lainnya hanya saja MLM menggunakan pelanggan atau anggotanya sebagai jalur distribusi.

Menurut Paul Kotler, dilansir dari bukunya According to Kotler, MLM ini sebenarnya sistem di mana perusahaan melakukan kontrak dengan individu untuk menjual satu set produk dari pintu ke pintu atau kantor ke kantor. Individu yang biasa disebut member atau distributor ini akan mendapatkan bonus sesuai dengan jumlah anggota yang berhasil diajak. Begitulah seterusnya.

Di Indonesia sendiri, bisnis MLM ini diperkirakan akan terus berkembang dari waktu ke waktu. Tahun ini saja, menurut Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI), diprediksi akan terjadi pertumbuhan omzet sebesar 5-10 persen di Indonesia dengan rata-rata omzet 14 T per bulannya. Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI) Andrew Susanto, MLM ini bisa menjadi solusi bisnis yang terjangkau di tengah krisis yang melanda Indonesia.

Tips Menjalankan Bisnis Mlm Terbaru

Potensi besar MLM di tahun ini tentu tak boleh kamu lewatkan. Apalagi jika kamu ingin berbisnis namun tak memiliki produk atau jasa yang bisa ditawarkan, kamu bisa coba memulai bisnis MLM. Nah, apakah kamu tertarik menjalankan bisnis MLM? Simak dulu tips-tips berikut ini, ya!

1. Pelajari dulu

Sebelum memulai bisnis MLM, kamu harus mempelajari dulu perusahaan dimana kamu nantinya akan bergabung. Bagaimana sistemnya, dan apa saja produk yang ditawarkan. Tanyakan secara menyeluruh dari orang yang mengajakmu untuk mengikuti bisnis MLM tersebut. Kamu juga bisa mencari tahu melalui internet apakah ada riwayat buruk mengenai perusahaan tersebut, misalnya saja tentang banyaknya komplain bahwa perusahaan itu melakukan penipuan.

Jangan langsung setuju untuk bergabung hanya karena komisi yang dijanjikan. Pastikan MLM tersebut aman. Terjebak money game dengan model MLM akan membuatmu mengalami kerugian. Praktek bermodel MLM seperti ini biasanya lebih mementingkan perekrutan daripada penjualan produk. Perhatikan juga uang pendaftarannya, bisnis MLM biasanya menarik biaya yang kecil. Kecuali bila uang pendaftaran itu sudah termasuk contoh produk.

2. Pilih produk yang sesuai dengan preferensimu

Bisnis MLM sebenarnya sama seperti bisnis pada umumnya yang fokus terhadap produk yang ditawarkan. Maka dari itu, produk menjadi hal yang penting untuk kamu pelajari. Mulai dari komposisi dan kegunaan produk sampai kepada bagaimana review (customer experience) dari masyarakat mengenai produk tersebut. Apabila mendapat sambutan baik dari masayarakat dan banyak orang yang merasakan manfaat dari produk tersebut, ini bisa menjadi pertimbangan positif.

Untuk lebih mudahnya, kamu bisa memilih dari produk yang kamu suka dan manfaatnya sudah kamu rasakan. Ketika kamu suka, maka akan lebih mudah menawarkannya. Kamu juga akan lebih mudah memaparkan manfaatnya tanpa terlihat berlebihan karena kamu sendiri yang mengalaminya. Seperti kata quotes anonim, “Dont deliver a product, deliver an experience!”

3. Perluas network

Karena pada dasarnya MLM itu network marketing, maka network yang kamu punya sangatlah penting dalam pengembangan bisnismu. Jadi, perluas networkmu sebanyak mungkin. Luangkan waktumu untuk ikut dalam setiap acara yang diadakan perusahaan MLM tersebut. Dari sana, kamu bisa bertemu mentor yang bisa menjadi acuanmu dalam berbisnis. Selain itu, kamu juga bisa memperluas jaringan dengan aktif dalam organisasi, mengikuti training dan seminar di luar yang diadakan perusahaan MLM tersebut. Ini juga akan membantumu dalam merekrut member dan memasarkan produk.

4. Ketahui Target Pasar

Setiap produk memiliki target pasarnya masing-masing. Bila tidak memahami target pasar produk yang kamu jual dan menawarkannya ke sembarang orang, maka hanya akan menghabiskan waktumu saja. Seperti misalnya produk suplemen untuk menurunkan berat badan, bertemulah dengan orang yang kamu tahu memang membutuhkan produk tersebut. Atau produk kecantikan yang memiliki target pasar wanita berusia 20an, tak mungkin juga ditawarkan pada wanita yang telah kepala empat.

4. Learn and act

Bisnis MLM sebenarnya mengajarkan kamu untuk menjadi seorang pemimpin. Distributor-distributor yang kamu rekrut nanti seperti sebuah tim. Kamu harus membina dan mengembangkan potensi mereka dalam berjualan. Maka dari itu, penting bagimu untuk selalu belajar dan menambah insight melalui pelatihan-pelatihan maupun seminar yang ada. Kemudian, bagikanlah hasil seminar dan pelatihan tadi pada tim kamu. Bantu dan motivasi mereka supaya dapat mencapai target yang mereka inginkan.

Alasan Kenapa Memilih Bisnis Mlm Terbaru

Bila melakukan tips-tips yang disarankan, bisnis MLM ini sebenarnya akan sangat menguntungkan untukmu. Kamu hanya perlu hati-hati dalam memilih perusahaan MLM dimana akan bergabung. Dengan berbagai kemudahan ditawarkan oleh perusahaan, yang kamu dapatkan lebih dari sekedar uang. Bila masih ragu, sederet alasan berikut ini akan semakin menguatkanmu:

1. Dapat dilakukan siapa saja dan tidak terikat waktu

Bisnis MLM ini dapat dilakukan siapa saja. Baik tua maupun muda. Mulai dari ibu rumah tangga, mahasiswa, dan pekerja kantoran dapat melakukan bisnis MLM ini. Hal ini karena sifatnya yang fleksibel dan tidak terikat waktu. Kamu sebagai distributor pun dapat melakukan presentasi produk dengan menentukan sendiri waktunya. Berapa waktu yang dihabiskan pun tergantung target yang kamu inginkan.

2. Tak perlu modal besar

Jika dibandingkan dengan bisnis konvensional, bisnis MLM ini tidak membutuhkan modal yang besar. Makanya, kamu perlu berhati-hati jika ada MLM yang menarik uang dalam jumlah besar sebagai uang registrasi. Dalam bisnis MLM ini, kamu cukup memasarkan produk langsung dari perusahaan tersebut menggunakan booklet, brosur, dan marketing tools lainnya yang telah disediakan oleh perusahaan. Tanpa perlu mengeluarkan uang untuk menyewa toko, menggaji pegawai lalu memajang barang dagangan di etalase toko kamu. Belum lagi untuk biaya promosi toko yang tak sedikit. Inilah mengapa bisnis MLM menjadi banyak diminati.

3. Kemudahan dalam memasarkan

Ibarat franchise yang telah disediakan produk, tenant, dan alat promosi, begitu pula dengan MLM. Kamu akan dibekali alat promosi sesuai dengan yang disediakan oleh perusahaan MLM. Bentuknya bisa bermacam-macam tergantung perusahaan. Ada flyer, brosur, pamflet, leaflet, maupun booklet untuk modal kamu promosi. Tentu ini memudahkan kamu dalam memasarkan produk. Kamu tidak perlu foto produk lalu mendesain sendiri.

4. Sarana pengembangan diri

Perusahaan MLM biasanya menyediakan seminar atau training secara berkala. Materi yang disampaikan pun beraneka ragam. Tak hanya berisi motivasi saja, namun ada yang memberikan pelatihan seperti digital marketing. Ini menjadi sarana kamu untuk belajar dan mengembangkan diri. Kamu bisa belajar dari mereka yang ahli di bidangnya masing-masing dan menerapkannya untuk kemajuan bisnis MLM kamu

5. Lingkungan Positif

Dalam bisnis MLM, lingkungan kerja lebih positif. Satu sama lainnya saling memberikan motivasi dan dukungan. Bila ada problem yang kamu hadapi, maka juga akan saling mencari solusi. Orang-orang yang sudah bergabung lebih dahulu akan memberikan tips-tipsnya padamu untuk kesuksesan bersama. Dengan begitu, kamu akan tetap bersemangat meski menghadapi penolakan dan kekhawatiran ditolak saat mempromosikan produk dan perusahaan.

Kenapa Banyak Yang Gagal dalam bisnis Mlm ?

Kisah-kisah kegagalan bisnis MLM lebih banyak mewarnai dibandingkan kisah sukses itu sendiri. Kegagalan ini sebenarnya bukan tanpa alasan. Salah satunya, banyak orang yang terjebak karena tak mempelajari perusahaan MLM itu terlebih dahulu. Simak alasan lainnya, berikut ini!

1. Menganggap Bisnis MLM tidak perlu kerja keras

Kesuksesan tidak datang secara instan. Dengan segala kemudahan yang ditawarkan bisnis MLM, bila kamu tidak bekerja keras maka bisnismu jalan di tempat. Karena kenyataannya, menjadi pelaku bisnis MLM kamu harus aktif berjejaring untuk mencari dan bertemu orang baru setiap harinya. Kamu harus memahami produk-produk yang kamu tawarkan. Kamu harus selalu belajar dan mengembangkan diri kamu dengan mengikuti seminar dan pelatihan. Dalam bisnis MLM, kepribadian kamu yang pertama kali dilihat dan ini menunjukkan pentingnya membangun personal branding.

2. Berlebihan dan memaksa

Tak ada orang yang suka dipaksa. Tapi sayangnya, ini yang sering terjadi saat proses perekrutan member atau menawarkan produk. Karena terlalu bersemangat membagikan produk yang disukai atau ingin sekali orang tersebut bergabung, kamu bisa jadi tanpa sadar memaksanya. Belum lagi bila setelah presentasi, kamu terus menghubungi orang itu untuk menanyakan kelanjutannya. Kamu boleh follow up tapi sewajarnya saja.

Ada juga kasus yang berlebihan dalam menyampaikan khasiat produk dan komisi yang akan didapatkan bila menjadi member. Selain dianggap pengganggu, kamu juga akan dianggap pembual. Bila metode seperti ini dilakukan terus menerus, maka lama kelamaan bisnismu akan gagal.

3. Tidak mengecek legalitas perusahaan

Bisnis MLM yang kamu jalankan bisa saja gagal karena kurangnya riset tentang legalitas perusahaan. Banyak kejadian dimana perusahaan memberikan janji yang muluk lalu tak bisa membayarkan komisi yang dijanjikan dan membawa kabur uang para member/distributor. Karena tanpa legalitas, para member pun tidak memiliki wadah untuk bisa menggugat.

Di Indonesia sendiri terdapat APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia) yang merupakan wadah dari perusahaan penjualan langsung termasuk di dalamnya MLM. Setiap perusahaan MLM yang tergabung dalam APLI ini terjamin kredibilitasnya dan pastinya telah memiliki legalitas. Dibekali dengan SIUPL (Surat Ijin Usaha Penjualan Langsung) sehingga produk-produk yang dijual pun telah legal untuk dipasarkan. Marketing plan yang diterima bergabung dalam APLI ini juga tak berbentuk piramida dan bukan money game sehingga terbebas dari penipuan.

Produk Yang Di Jual di Bisnis Mlm

Bisnis yang masuk di Indonesia sejak tahun 80 an ini menjual produk-produk yang bervariasi seperti halnya perusahaan konvensional. Namun sebagian besar didominasi oleh produk-produk kesehatan, rumah tangga, kecantikan, dan fashion.

Makanan kesehatan / supplement

Gaya hidup sehat sedang menjadi tren di Indonesia. Masyarakat pun mulai memiliki kesadaran untuk hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat. Tak hanya itu, mereka pun menambahkan asupan vitamin dan suplemen lainnya. Maka tak salah bila suplemen makanan kesehatan merupakan produk MLM yang diminati. Terlebih lagi suplemen untuk menurunkan berat badan. Di Indonesia sendiri, MLM yang populer dengan produk suplemen makanan ini adalah Hetones dengan produk Hetones Slim nya.

Produk Kecantikan

Selain suplemen makanan, produk kecantikan merupakan salah satu kategori bisnis MLM yang populer. Produk kecantikan ini berupa kosmetik dan skincare.

Produk Mlm Terbaik Rekomended

Berikut ini produk mlm terbaik dari Hetones, kesemuanya sudah tersertifikasi baik dari BPOM, Label Halal maupun lembaga mutu lainnya.

Peluang Bisnis Mlm Terbaru

Proses kerja Hetones Slm sangat sederhana. melakukan Detox, pembakaran lemak dan menutrisi tubuh sehingga bukan hanya Langsing, namun anda akan terlihat awet muda, kulit bersih dan tubuh lebih sehat.

Produk bisnis mlm terbaru

Diproduksi menggunakan teknologi mutakhir dari Jepang, tidak perlu dicerna karena dapat langsung diserap oleh tubuh sehingga dapat menggantikan nutrisi sehari-hari.

Bisnis Mlm Terbaru

Enzim yang dapat membantu mengembalikan imun tubuh. Aman dikonsumsi setiap hari.

Fakta Mengejutkan kenapa paradigma MLM buruk di Masyarakat.

Begitu mendapatkan tawaran bisnis, seseorang pasti akan mencurigai apakah bisnis itu MLM atau bukan. Citra bisnis MLM memang buruk sehingga di tahun 2014 diluncurkan APLI untuk memperbaiki citra negatif tersebut dan melindungi masyarakat dari money game. Namun hingga kini masyarakat masih memandang bahwa bisnis MLM itu dapat merugikan mereka. Itu diperkuat dengan sederet fakta yang diberitakan media.

1. Sederet kasus penipuan

Kasus penipuan yang merugikan member MLM tak terhitung jumlahnya. Biasanya ini terjadi pada kelompok rentan, mereka yang menganggap MLM adalah solusi dari pemenuhan kebutuhan hidup mereka. Dalam kondisi seperti itu mereka mudah tergoda dengan janji bonus yang besar nantinya. Untuk membayar biaya pendaftaran, mereka rela menggadaikan barang berharga yang dimiliki. Namun kenyataannya, bonus yang didapat tak sebesar sejumlah uang yang disetorkan. Sementara uang yang disetorkan tak akan kembali. Kasus-kasus seperti ini kerap menimpa mahasiswa.

2. Keamanan produk yang dipertanyakan

Selain persoalan keamanan uang yang diinvestasikan, keamanan produk juga menjadi satu sorotan. Sebab, produk-produk tersebut belum tentu mengantungi ijin BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). 

3. Taktik merekrut merusak hubungan

Demi mendapatkan bonus, seorang member harus merekrut member baru sebanyak-banyaknya. Segala cara pun dilakukan untuk meraihnya. Mulai dengan memprospek anggota keluarga hingga teman dekat. Tak hanya itu, terkadang menghubungi kawan lama melalui ponsel hingga ke bertandang rumahnya. Presentasi berkedok pertemuan ini tentu akan membuat lawan bicara kecewa. Belum lagi menjadwalkan jamuan makan yang ternyata juga menjadi ajang presentasi.

Taktik seperti ini tentu terkesan memaksa dan dapat merenggangkan hubungan. Kalau ternyata bisnis MLM yang ditawarkan merupakan penipuan, tentu akan merugikan orang lain. Hubungan pun rusak dan sulit diperbaiki.

Apakah Bisnis Mlm Penipuan ?

Bisnis MLM sebenarnya bukan merupakan penipuan. Namun, bisnis MLM jenis money game inilah yang masuk dalam kategori penipuan. Melansir dari Tirto, menurut Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Rhenald Kasali, jenis MLM ini berbahaya karena memberi harapan tinggi bagi seseorang untuk mendapatkan uang dan hadiah dari sejumlah yang dibayarkannya dengan terus merekrut anggota baru untuk mencapai sejumlah uang tersebut.

Selain fokus pada perekrutan member, bisnis MLM jenis ini juga mengenakan biaya pendaftaran yang besar dan tidak setimpal dengan fasilitas yang diberikan dari uang tersebut. Perusahaan pun tak terdaftar sebagai anggota APLI dan tidak diberikan pelatihan serta seminar. Jadi, bila perusahaan MLM yang kamu pilih tidak mempunyai ciri-ciri yang disebutkan, kamu tak perlu khawatir akan penipuan. Tetap semangat mencapai tujuanmu!

Download Ebook GRATIS

Strategi Jitu Menjalankan Bisnis Mlm Tanpa Keluar Rumah

Bisnis mlm terbaru terbaik

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Copyright © 2020 Tim Support Hetones

Siap Bergabung Jadi Keluarga Hetones ?

Open chat
Butuh Bantuan ?
Hi Hetonesian, Ada Yang Bisa Kami Bantu ?